Meja Hijau untuk Perempuan
Sumber gambar: Pinterest
Aku sang perempuan hina mengaku bersalah.
Salah karena terlahir sebagai perempuan.
Salah karena terlihat menggoda bagi Adam.
Salah karena tak pandai menutup diri.
Salah karena tak tahu diri.
Aku sang korban tak sempurna mengaku bersalah.
Salah karena membela diri dari nafsu bejat.
Salah karena tak suci untuk menjadi korban.
Salah karena membeku tak mampu melawan.
Salah karena melawan tak ingin disentuh.
Aku penggugat mengaku bersalah di hadapan meja hijau.
Mengaku di hadapan "yang mulia",
yang menentukan benar dan salah,
yang menentukan dosa tidaknya manusia,
yang menentukan Bathil dan Haq.
Aku sang manusia hina dengan pencipta di sisi ku,
mengaku tak bersalah karena membela diri, melawan, memukul dan bertahan demi harga diri yang terlecehkan.
Penulis: Naurah Shafiqah
Editor: Malaika Putra Aryanto
