Drama Musikal Peron,  di Graha Bhakti Budaya, TIM

Drama Musikal Peron, di Graha Bhakti Budaya, TIM

LPM Progress, Jakarta—Pementasan drama Musikal Peron diadakan pada tahun 2019 yang diselenggarakan selama dua hari lamanya, yaitu pada tanggal 11—12 Oktober. Selama dua hari berlangsung drama musikal tersebut menampilkan sebanyak 3 kali dengan cerita yang sama. Jadi, penonton dapat memilih ingin menonton penampilan sesi ke berapa.

“Tujuan dari acara musikal ini untuk membangun karya-karya yang lebih kreatif, inovatif, dan menghasilkan hal-hal yang positif. Karena ada drama musikal lain memiliki sifat yang kurang membangun dengan kekerasan yang luar biasa dipertunjukan dan tidak cocok untuk dilihat oleh orang Indonesia,” kata Grace kusno, salah satu pimpinan di ArtBeat.

Peron” adalah drama musical yang telah diproduksi oleh ArtBeat yang ke-12. Disadur dari naskah asli ‘Suatu Saat di Stasiun’ karya Alm.Varian Adigunaang dan dikembangkan oleh Tim Kreatif D’ArtBeat hingga menjadi sebuah tontonan  panggung yang kekinian, menarik namun menyentuh.

Makna dari ArtBeat adalah detak seni. Pementasan drama musikal ArtBeat pun tidak hanya diadakan di Jakarta saja karena ArtBeat pun mementaskan sampai ke luar kota (Jogjakarta).

ArtBeat sendiri merupakan sebuah wadah dalam dunia seni kreatif yang mengusung visi menyatakan kasih, kebenaran, dan kuasa Tuhan melalui karya seni. ArtBeat ingin mengajak tiap penikmatnya untuk memiliki sikap hidup yang berkenaan kepada Tuhan.

Para aktor dan aktris dari bagian Peron ini mereka bergabung dengan komunitas ArtBeat, bahkan ArtBeat juga membuka audisi untuk semua kalangan yang ingin bergabung.

“Kegiatan yang ada di ArtBeat pada dasarnya iman Kristiani, tetapi bagi siapapun yang ingin masuk tidak masalah buat kami. Kan memang nilai-nilai kami bersifat universal,” ujar Grace Kusno.

 

 

Begitulah sinopsis dari Drama Musikal Peron di sebuah stasiun, tempat orang menanti untuk sebuah tujuan. Menunggu untuk sebuah perjalanan ke tempat baru. Di saat rencana menghadapi gangguan, Peron tetap menjadi tempat setia menunggu. Kali ini, menunggu kisah-kisah yang akan terungkap. Menjadi saksi banyak rahasia yang akan terbuka. Kita semua sedang menunggu di Peron. Mungkin kita sosok gagah yang berani mati, tapi apakah kita berani hidup dalam menghadapi tantangan? 

Peron mempunyai tagline “Banyak Orang Berani Mati, tapi Sedikit yang Berani Hidup saat Menghadapi Tantangan”. Jadi artinya adalah semua orang tidak akan lepas dari sebuah masalah dan kita harus menghadapi masalah dengan berani dan jangan menghindar dari masalah tersebut. Tagline ini sangat mewakili dari Drama Musikal Peron.

“Saya baru pertama kali nonton pementasan drama musikal ini, bagus sih saya merasa ada di peran Peron tersebut,” kata Liling (30), pengunjung penonton peron.

Harapan bagi penonton untuk ke depannya agar dapat mengambil pesan dari semua karya produksi ArtBeat, salah satunya dalam Drama Musikal Peron ini dan tidak hanya sekadar menikmati drama, bahwa musik dan koreografi di drama musikal itu bagus.

 

Penulis : Ulfa

Editor : Nurulita