Entrepreneur Day 2026 Kembangkan Kreativitas dan Semangat Wirausaha Mahasiswa Unindra
Sumber gambar: Dok/LPMProgress/MonaKarina
LPM Progress – Pada Selasa (30/06), Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menggelar Entrepreneur Day 2026 yang bertajuk "Gen Z & Digitalpreneurship: Saatnya Bangun Bisnis Kreatif yang Cuan dan Berkelanjutan." Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan Inkubator Kewirausahaan Universitas Indraprasta PGRI (Pustikara) ini menghadirkan bazar usaha mahasiswa, kompetisi business pitching, hingga presentasi digital marketing sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis digital.
Kegiatan Entrepreneur Day menjadi bentuk evaluasi Mata Kuliah Kewirausahaan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan kemampuan berwirausaha secara langsung. Sugeng Haryono selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menyelesaikan tugas perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan setelah lulus.
"Ujiannya adalah produk dari mahasiswa. Kami ingin ini bukan sekadar tugas kuliah, tetapi berkelanjutan sampai mereka selesai kuliah dan mampu membuka lapangan usaha atau membangun bisnis," ujar Sugeng Haryono saat diwawancarai di area parkiran Kampus B, (30/06).
Lebih lanjut, ia menjelaskan karena adanya keterbatasan lahan yang hanya mampu menampung 60 stan setiap harinya, pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua hari, yakni dari hari Selasa (30/6/2026) hingga Rabu (1/7/2026). Disamping bazar produk, panitia juga mengadakan perlombaan desain logo, video iklan, dan desain produk. Selain itu, setelah kegiatan berakhir, kampus berencana memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang memiliki potensi mengembangkan usahanya melalui program inkubator bisnis.
Sementara itu, Debora, salah satu peserta dari Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 mengaku memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkenalkan produk donat yang telah dirintisnya selama lebih dari empat bulan di luar kampus. Ia menilai kegiatan ini mampu memperluas jangkauan konsumen sekaligus memperkenalkan produknya kepada mahasiswa lain. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman berharga dalam berkomunikasi dengan pelanggan serta melatih rasa percaya diri saat menawarkan produk.
“Untuk mahasiswa bermanfaat juga pastikan karena mungkin orang yang belum berpengalaman juga, mungkin yang tadinya malu-malu jadi lebih berani gitu belajar untuk berani di public speaking,” ungkap Debora saat diwawancarai di sekitaran Gedung 6, (30/06).
Meski diikuti puluhan stan dengan berbagai jenis produk, Debora mengaku tidak merasa tersaingi oleh peserta lain. Baginya, kegiatan tersebut justru menjadi wadah untuk menambah relasi serta saling mengenal antar mahasiswa. Senada dengan itu, Sugeng Haryono berharap mahasiswa tidak berhenti berwirausaha setelah kegiatan selesai dan menjadikan pengalaman selama Entrepreneur Day sebagai langkah awal untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.
Wartawan : Sabili Bagus Pahlepi dan Mona Karina
Penulis : Sabili Bagus Pahlepi
Editor : Alya Azzahra
